sebuah puisi beserta makna konotasinya
B. Indonesia
ira326
Pertanyaan
sebuah puisi beserta makna konotasinya
2 Jawaban
-
1. Jawaban marslmalau123
Jariku bergetarmengetik rundung piluku
Saaatku balas inginmu
Namun ku tak kuasa
Airmataku pun membasai lentera
Mengapa ???
Aku mencintai tak pernah di rasanya
Inikah karma ???
Atau inikah takdir yang kuasa
Sungguh malang nasibku
Saat cintaku dapati kembali
Selalu ada rintangan yang ku temui
Yang mengandaskan cinta suciku ini
Dulu orang tuaku
Yang tak mampu memahami rasa ini
Namun sekarang ku tak mengerti sebab itu
Sungguh malang nasibku
semoga jawabanya bermanfaat ........................ -
2. Jawaban gomez23
Angkatan Buta
Mau apa datang kemari
Hanya unjuk rai
Ijazah harga serupiah
Tak perlu bersusah bergelut berbuku
Dari jauh berlabuh
Hanya pamer bentuk tubuh
tak butuh
Menjauh!
Jika otak angankan angka
Tinggalkan pikir
Plagiatkan diri
Hanya inginkan liur
Mending mendengkur! Nglindur!
Tak mampu matamu lihat dunia
Tangis! Bengis! Najis! Pengais!
Tusukkan garpu makan
Butakan sekalian!
Pundak punah perkasanya
Sana! Sudahi saja sisa usia
Makna konotasinya :
1.Baris kedua
Hanya unjuk rai
Dalam baris kedua tersebut terdapat makna konnotatif yang memunyai nilai negatif. Kata unjuk rai yang berarti wajah (kasar) dalam bahasa jawa diartikan sebagai memperlihatkan diri, kelebihan, ataupun hartanya.
2.Baris ke sembilan
Jika otak angankan angka
Dalam baris ke sembilan ini pengarang mencoba menggambarkan bahwa seolah-olah yang di imajinasikan pengarang adalah mahasiswa yang hanya berpikiran tentang sebuah nilai yang akan di dapat. Jadi, disini memunyai makna
3.Baris ke sepuluh dan sebelas
Tinggalkan pikir
Plagiatkan diri
Kata-kata yang terdapat di baris ke sepuluh dan sebelas memunyai kaitan makna dengan baris ke sembilan. Baris ke sepuluh dan sebelas bermakna tidak mau berpikir dan hanya bisa mengopy paste pekerjaan orang lain. Pada baris ke sepulih dan sebelas juga memunyai makna konotatif.
4.konotatif.
Baris ke dua belas
Hanya inginkan liur
Kata hanya inginkan liur memunyai makna konotatif, yaitu hanya ingin bersantai saja.